Upayakan Kesejahteraan Nelayan, DKP Kukar Beri Akses Bantuan Daftar Kartu Kusuka

img

(Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kukar, Muslik/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara terus mendorong para nelayan dan pembudidaya ikan untuk mendaftarkan diri dalam program Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Muslik, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mempermudah akses nelayan terhadap berbagai bantuan serta mendukung usaha perikanan mereka. 

“Kusuka merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, yang berfungsi sebagai identitas resmi bagi para pelaku usaha perikanan,” ungkap Muslik saat diwawancarai awak media Kamis (27/03/2025).

Lanjut Muslik kartu Kusuka ini juga memberikan kemudahan dalam memperoleh fasilitas pendukung, termasuk bantuan langsung tunai (BLT) yang dapat diakses melalui akun virtual terintegrasi. 

Selain sebagai identitas resmi, kartu Kusuka juga berperan penting dalam pendistribusian bantuan dan program perikanan lainnya. Dengan data nelayan yang lebih akurat, sehingga kebijakan di sektor ini dapat diterapkan lebih efektif dan tepat sasaran. 

“Melalui pendaftaran program Kusuka ini juga akan sangat membantu nelayan dalam mendapatkan berbagai bentuk bantuan, termasuk BLT yang langsung masuk ke akun mereka nantinya,” jelas Muslik.

Namun Muslik mengaku, meski proses penerbitan kartu ini membutuhkan verifikasi ketat, DKP Kukar terus berupaya menyederhanakan prosedurnya dengan bekerja sama dengan perbankan sehingga nelayan dapat termudahkan dalam program ini.

Ia mengaku kolaborasi dengan perbankan ini merupakan langkah guna mempercepat pencetakan kartu agar lebih banyak nelayan dapat segera memanfaatkannya. 

“Untuk memperoleh Kusuka, nelayan cukup menyiapkan fotokopi KTP serta surat keterangan dari kepala desa atau lurah yang membuktikan bahwa mereka bergerak di sektor perikanan,” tandasnya .

Ia menegaskan pendaftaran kartu Kusuka ini tidak dikenakan biaya sama sekali, sehingga dirinya berharap lebih banyak pelaku usaha perikanan yang tertarik untuk mendaftar. 

"Kami ingin seluruh nelayan dan pembudidaya ikan terdaftar agar mereka bisa menikmati manfaat dari program pemerintah," pungkasnya. ( adv/tan)